Drama Adu Penalti di Rotterdam: Les Bleus Bangkit dari Keterpurukan, Singkirkan Kroasia Menuju Final Nations League

pasecrets – Timnas Prancis membuktikan mental juaranya dengan mengalahkan Kroasia 5-4 melalui adu penalti dalam laga semifinal UEFA Nations League 2024/25 di Stadion De Kuip, Rotterdam. Les Bleus berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal 2-0 hingga menyudahi pertandingan dengan skor 2-2 di waktu normal.

Babak Pertama Milik Kroasia

Kroasia mengawali pertandingan dengan sangat impresif. Luka Modric membuka keunggulan pada menit ke-23 melalui tendangan kerasnya dari luar kotak penalti yang menembus gawang Prancis. Andrej Kramaric menggandakan keunggulan Kroasia pada menit ke-37 setelah memanfaatkan umpan cantik Ivan Perisic.

Kebangkitan Les Bleus

Didier Deschamps melakukan perubahan strategi di babak kedua yang menghasilkan dampak positif. Kylian Mbappe mencetak gol spektakuler pada menit ke-61 setelah melewati tiga pemain Kroasia. Antoine Griezmann kemudian menyamakan kedudukan melalui titik penalti pada menit ke-77 setelah Mbappe mendapat pelanggaran di kotak terlarang.

Klimaks di Adu Penalti

Kedua tim harus menentukan nasib melalui adu penalti setelah skor imbang bertahan hingga peluit panjang. Mike Maignan muncul sebagai pahlawan Prancis dengan menepis tendangan penalti terakhir Lovro Majer, mengantarkan Les Bleus menang 5-4 dalam drama adu penalti.

Statistik Pertandingan

  • Ball Possession: Prancis 54% – Kroasia 46%
  • Total Shots: Prancis 15 (7 on target) – Kroasia 12 (5 on target)
  • Corner Kicks: Prancis 8 – Kroasia 5
  • Fouls: Prancis 14 – Kroasia 16

“Tim menunjukkan karakter luar biasa malam ini. Kami tidak pernah menyerah meski tertinggal dua gol,” ucap Deschamps dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Langkah Menuju Final

Prancis akan menghadapi pemenang dari pertandingan Belgia melawan Ukraina di final UEFA Nations League pada 28 Maret 2025. Les Bleus kini memiliki kesempatan untuk meraih gelar Nations League kedua mereka setelah sebelumnya menjuarai edisi 2021.

“Kami ingin memberikan trofi ini untuk seluruh pendukung Prancis. Final nanti akan menjadi pertandingan yang berbeda dan kami akan memberikan segalanya,” tambah Mbappe, yang terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan.

Kemenangan dramatis ini menambah catatan prestasi Prancis di kompetisi internasional, membuktikan bahwa Les Bleus tetap menjadi salah satu kekuatan dominan sepakbola Eropa.

Drama Adu Penalti di Paris: Les Bleus Singkirkan Kroasia Menuju Semifinal Nations League

pasecrets – Timnas Italia harus mengakhiri perjalanannya di UEFA Nations League 2024/25 setelah bermain imbang 3-3 dengan Jerman di Allianz Stadium, Turin, Senin (24/3) dini hari WIB. Hasil ini membuat Gli Azzurri tersingkir dengan kekalahan agregat 5-4.

Awal yang Menjanjikan

Italia membuka pertandingan dengan sangat impresif. Federico Chiesa membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-15 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Nicolo Barella kemudian menggandakan keunggulan Italia pada menit ke-34 setelah memanfaatkan umpan cantik dari Lorenzo Pellegrini.

Hat-trick Havertz Mengubah Segalanya

Namun, Die Mannschaft -julukan timnas Jerman- membuktikan kualitasnya sebagai salah satu tim terbaik dunia. Kai Havertz menjadi pahlawan dengan mencetak hat-trick yang luar biasa. Gol pertamanya hadir di penghujung babak pertama (45′), disusul gol kedua pada menit ke-67, dan gol ketiga yang dramatis di menit ke-89.

Federico Bernardeschi sempat menyamakan kedudukan untuk Italia di masa injury time (90+2′), namun gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan tim asuhan Luciano Spalletti karena kalah agregat.

“Ini adalah pertandingan yang luar biasa dengan intensitas tinggi. Kami menunjukkan karakter yang kuat untuk bangkit dari ketinggalan 2-0,” ujar pelatih Jerman Julian Nagelsmann.

Statistik Pertandingan:

  • Penguasaan Bola: Italia 52% – Jerman 48%
  • Total Tembakan: Italia 15 – Jerman 14
  • Tembakan ke Gawang: Italia 7 – Jerman 6
  • Tendangan Sudut: Italia 8 – Jerman 5
  • Pelanggaran: Italia 12 – Jerman 14
  • Kartu Kuning: Italia 2 – Jerman 3

Komentar Pelatih

Pelatih Italia Luciano Spalletti mengakui keunggulan lawannya: “Kami memulai pertandingan dengan sangat baik, tapi Jerman menunjukkan kualitas mereka. Hat-trick Havertz benar-benar mengubah jalannya pertandingan. Kami harus belajar dari kekalahan ini dan bangkit untuk kompetisi selanjutnya.”

Langkah Selanjutnya

Dengan kemenangan ini, Jerman akan melaju ke semifinal UEFA Nations League untuk menghadapi Prancis yang baru saja mengalahkan Kroasia melalui adu penalti. Sementara Italia harus fokus pada persiapan menghadapi Piala Eropa 2024.

“Kami sangat senang bisa lolos ke semifinal. Menghadapi Prancis tentu akan menjadi pertandingan yang sangat menarik,” tambah Nagelsmann.

Kekalahan Mengejutkan: Belgia Tumbang di Tangan Israel dengan Skor 0-1

pasecrets – Timnas Belgia mengalami kekalahan yang mengejutkan dalam pertandingan UEFA Nations League 2024/25. Dalam matchday ke-6 yang digelar di Boszik Arena, Budapest pada Senin (18/11/2024) dini hari WIB, Belgia ditaklukkan oleh Israel dengan skor tipis 0-1.

Pertandingan yang berlangsung di Boszik Arena ini menjadi sorotan karena menampilkan perlawanan yang sengit antara dua tim yang memiliki gaya bermain yang berbeda. Belgia, yang dikenal dengan skuadnya yang berbakat, gagal menunjukkan performa terbaiknya di laga ini. Sebaliknya, Israel yang notabene merupakan tim yang lebih diunggulkan, mampu memanfaatkan kesempatan untuk mencetak gol tunggal yang memutuskan pertandingan.

Gol tunggal yang dicetak oleh Israel menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Meskipun Belgia berusaha keras untuk menyamakan kedudukan, mereka tidak mampu menembus pertahanan yang solid dari tim tuan rumah. Skor 0-1 ini cukup untuk memastikan kemenangan bagi Israel dan kekalahan bagi Belgia.

Dengan hasil ini, Belgia gagal menambah poin dan finis di posisi ketiga dalam Grup 2 UEFA Nations League A dengan total empat poin. Mereka hanya unggul selisih gol atas Israel yang juga berada di posisi ketiga. Kekalahan ini tentu menjadi pukulan bagi Belgia yang sebelumnya diharapkan untuk tampil lebih baik dalam kompetisi ini.

kekalahan-mengejutkan-belgia-tumbang-di-tangan-israel-dengan-skor-0-1

Pelatih Belgia, Roberto Martinez, mengakui bahwa timnya belum menunjukkan performa terbaiknya. “Kami harus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk pertandingan-pertandingan berikutnya. Kami harus lebih fokus dan konsisten,” ujarnya setelah pertandingan.

Sementara itu, pelatih Israel, Motti Pinkas, merasa sangat puas dengan kemenangan ini. “Ini adalah kemenangan yang sangat penting bagi kami. Kami menunjukkan bahwa kami bisa bersaing dengan tim-tim besar,” kata Pinkas.

Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Timnas Belgia untuk terus meningkatkan performa mereka. Sementara itu, Israel berhasil meraih kemenangan perdana mereka dalam UEFA Nations League dan menunjukkan bahwa mereka juga memiliki potensi untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.